Review Novel Bidadari untuk Dewa Karya Asma Nadia

Review Novel Bidadari Untuk Dewa ini diambil dari kisah nyata perjalanan hidup seorang Dewa Eka Prayoga. Bagi yang belum mengenal siapa itu Dewa Eka Prayoga, dia adalah seorang entrepreneur muda yang lahir di Sukabumi pada 24 April 1991.

review novel bidadari untuk dewa

“Bahagia itu sederhana, dekat dengan-Nya dan dekat denganmu”

Di usianya yang semuda itu ia sudah mengalami jatuh bangun dalam membangun karier bisnisnya. Dan yang lebih hebatnya lagi di usia semuda itu ia berhasil menyelesaikan permasalahannya dari yang mengalami banyak cobaan hidup yang salah satunya yaitu harus menanggung kerugian sebanyak 8 miliar karena sebuah kecerobohan dalam bisnisnya serta masalah besar lainnya.

Penyajian Novel Bidadari Untuk Dewa yang ditulis oleh novelis kenamaan Asma Nadia ini cukup ringan dan banyak menggunakan mitologi Yunani.

Seperti tagline novelnya yang sudah saya tuliskan pada kalimat di atas. Ia berhasil melewati cobaan hidupnya karena ia mendekat pada Sang Maha Kuasa serta keberadaan bidadari di sampingnya yaitu Haura.

Haura seorang wanita sederhana namun memiliki prinsip dalam hidupnya. Istri yang setia mendampingi suaminya dalam kondisi tersulit dalam hidup Dewa.

Dalam novel ini diceritakan bagaimana awal mula Dewa bertemu dengan Haura yang cukup menggelitik menurut saya. Dari awalnya Haura sebel jadi malah suka. Jadi hati-hati kalo sebel-sebel sama lawan jenis nanti malahnya jadi suka eeaa hehe..

Tak ketinggalan pula, ada dua sahabat Dewa yang selalu mendampingi saat Dewa dilanda musibah karena kerugian bisnisnya yang ia alami. Dimana teman lainnya menjauhi Dewa ketika Dewa dikejar-kejar investor yang dengannya Dewa mendapat ancaman masuk penjara hingga ancaman bahwa ia akan dibunuh. Dan terutama ketika Dewa berada diambang kematian karena penyakit langka GBS.

“Perempuan diuji ketika suaminya dalam keadaan sulit namun laki-laki diuji ketika dalam keadaan posisinya dipuncak.”

Ya, ini menarik ketika Dewa berada di puncak popularitas. Hadirnya perempuan lain menjadi cobaan untuk Haura. Bagaimana reaksi Haura? Lantas apa yang dilakukan Haura ketika mengetahui kehadiran perempuan lain dalam rumah tangganya?

Saran saya, mending baca aja langsung yuk novelnya, hehe..

Novel ini recommended banget, terlebih untuk pasangan suami istri muda yang baru memulai biduk rumah tangga. Dan bagi yang sedang prepare “menuju” kesana, hehe novel ini patut dibaca juga. Banyak pelajaran hidup yang bisa diambil.

Sekian review Novel “Bidadari Untuk Dewa” dari saya, semoga bermanfaat.

Baca juga : Review Novel “Pesantren Impian”

Identity

Penulis     : Asma Nadia

Penerbit  : KMO PUBLISHING

Jumlah   : 528 Halaman

ISBN       : 978 602 50441 06

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. 11 Desember 2017

    […] Review Novel “Bida… […]

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!